FTP menggunakan protokol transport
TCP untuk mengirimkan data/file.
TCP dipakai sebagai protokol
transport karena protokol
ini memberikan garansi pengiriman dengan FTP yang
dapat memungkinkan user mengakses
file dan direktori secara
interaktif, diantaranya :
·
Melihat
daftar file pada direktori remote dan lokal.
·
Menganti
nama dan menghapus file.
·
Transfer
file dari komputer remote ke lokal (download).
·
Transfer
file dari komputer lokal ke remote (upload).
Tahapan FTP dimulai dari client
memasuki jaringan TCP/IP, komputer remote yang akan dituju disebut host
FTP, dan host
FTP ini harus memiliki software FTP server yang telah
diinstall agar dapat berinteraksi dengan sistem file pada host. Untuk memulai
melakukan FTP, maka berikan perintah seperti berikut :
tanda %
adalah prompt default
pada OS Unix, hostname
merupakan nama secara simbolik
atau nomor IP dari komputer yang akan dituju. Bila sudah dapat
Contoh aplikasi FTP server :
·
Proftpd
·
Vsftpd
·
Wuftpd
·
IIS
(didalamnya terdapat FTP Server)
Contoh aplikasi FTP client
·
CuteFTP,
Wget
·
WsFTP
·
GetRight
·
AbsoluteFTP
·
SmartFTP
·
Filezilla(
Mendukung SFTP)
Fungsi FTP
Melakukan transfer file antara komputer yang terhubung
melalui jaringan, termasuk Internet. Dalam bahasa teknis, FTP dikenal sebagai
protokol jaringan yang memungkinkan transfer file antara komputer yang
tersambung pada TCP/IP yang berbasis jaringan. Hal Ini mencakup serangkaian
peraturan dan prosedur untuk transfer data digital yang aman.
Otentikasi dan kesalahan penanganan teknik untuk
membangun koneksi antara komputer host dan klien untuk pertukaran data.
Demikian pula Hyper Text Transfer protocol (HTTP), menangani transfer halaman
web dari server ke komputer klien.
Fungsi FTP
server adalah menjalankan perangkat lunak yang digunakan untuk pertukaran
file atau dalam istilah asing file exchange, yang selalu siap memberikan
layanan FTP apabila mendapat request atau permintaan dari FTP client. FTP
client adalah komputer yang meminta koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar
menukar file (upload dan download file)
KeamananFTP
FTP
sebenarnya cara yang tidak aman dalam mentransfer suatu file karena file
dikirimkan tanpa di-enkripsi terlebih dahulu tetapi melalui clear text. Mode
text yang dipakai untuk transfer data adalah format ASCII atau format binary.
Secara default, FTP menggunakan mode ASCII dalam transfer data. Karena
pengirimannya tanpa enkripsi, username, password, data yang di transfer, maupun
perintah yang dikirim dapat di sniffing oleh orang dengan menggunakan protocol
analyzer (sniffer). Solusi yang digunakan adalah dengan menggunakan SFTP (SSH
FTP) yaitu FTP yang berbasis pada SSH atau menggunakan FTPS (FTP over SSL)
sehingga data yang dikirim terlebih dahulu di enkripsi..
- FTP ( File Transfer Protokol )
- FTP merupakan jembatan antar sistem operasi dalam melakukan proses transfer data.
- Fasilitas FTP sering digunakan untuk menyalin (men-download) file dari server komputer yang ada di internet ke komputer lokal.
- Komputer server yang menyediakan data dan informasi yang dapat disalin (di-download) oleh usernya berjumlah cukup banyak, dan untuk dapat menyalin file dari sebuah server harus diketahui lebih dahulu alamat lengkap servernya.
- Klien (komputer lokal) dan server (komputer remote) yang memiliki utilitas FTP tidak tergantung dari mana lokasi komputer itu berada, bagaimana cara koneksinya dan bahkan apa sistem operasi yang digunakannya.
- FTP server, berupa sebuah komputer server yang memberikan fasilitas FTP dengan tujuan untuk menerima koneksi (hubungan) dari luar.
- Ada dua jenis server komputer yang dapat dihubungi dengan fasilitas FTP, yaitu :
FTP Server
·
Anonymous FTP Server atau dapat juga
disebut Public FTP Server. Server komputer ini dapat diakses dan terbuka bagi
semua pemakai internet. File-file dalam server ini dapat di-download secara
gratis.
·
Private FTP Server, Server komputer
ini hanya bisa diakses dan dipergunakan oleh user tertentu yang terdaftar
secara resmi. Server ini biasanya berisi data dan informasi pribadi yang khusus
digunakan untuk pemakai tertentu atau perusahaan tertentu.
FTP Client
- FTP Client (Klien FTP) merupakan sebuah sistem komputer lokal yang hendak melakukan koneksi dengan server FTP melalui jaringan internet atau LAN agar dapat melakukan proses pentransferan data (pentransferan file) dengan komputer server FTP.
- Komputer lokal ini harus memiliki software FTP client.
- Beberapa software FTP yang dapat digunakan pada sistem operasi :
-
Microsoft Windows 3.1/NT/9x/ 2000/XP
yaitu : CuteFTP, WS_FTP, CoreFTP, SmartFTP, FTP Chameleon dan lain-lain.
-
DOS : Minuet dan NCSA FTPbin
-
UNIX (dan LINUX), selama sistem
tersebut dilengkapi dengan TCP/IP maka di dalamnya telah disertakan pula
program Klien FTP.
Mekanisme Transfer File (3)
Bila sudah dapat tersambung maka
akan ditanyakan nama user dan password, isian nama user dan
password sesuai dengan account yang diberikan seperti yang
digunakan bila user akan menggunakan server tersebut, tetapi pada FTP server
yang umum, untuk nama user dapat digunakan ftp atau anonymous dengan
menggunakan password yaitu alamat e-mail, akan tetapi memiliki
hak akses yang terbatas sesuai yang ditetapkan administrator FTP server.
Kompresi dan Dekompresi (1)
Kompresi
yaitu memampatkan/mengecilkan ukuran data asli Kompresi data adalah proses
mengkodekan informasi menggunakan bit atau information-bearing unit yang lain
yang lebih rendah daripada representasi data yang tidak terkodekan dengan suatu
sistem enkoding tertentu.Tehnik untuk mengembalikan data yang telah terkompresi
ke ukuran semula disebut dengan dekompresi. Contoh kompresi sederhana yang
biasa kita lakukan misalnya adalah menyingkat kata-kata yang sering digunakan
tapi sudah memiliki konvensi umum. Misalnya: kata “yang” dikompres menjadi kata
“yg”. Pengiriman data hasil kompresi dapat dilakukan jika pihak pengirim/yang
melakukan kompresi dan pihak penerima memiliki aturan yang sama dalam hal
kompresi data. Pihak pengirim harus menggunakan algoritma kompresi data yang
sudah baku dan pihak penerima juga menggunakan teknik dekompresi data yang sama
dengan pengirim sehingga data yang diterima dapat dibaca/di-dekode kembali
dengan benar. Kompresi data menjadi sangat penting karena memperkecil kebutuhan
penyimpanan data, mempercepat pengiriman data, memperkecil kebutuhan bandwidth.
Kompresi Data Berdasarkan Mode
Penerimaan Data
Dialoque Mode:
yaitu proses penerimaan data dimana pengirim dan penerima seakan berdialog
(real time), seperti pada contoh video conference. Dimana kompresi data
harus berada dalam batas penglihatan dan pendengaran manusia. Waktu tunda
(delay) tidak boleh lebih dari 150 ms, dimana 50 ms untuk proses kompresi dan
dekompresi, 100 ms mentransmisikan data dalam jaringan.
Retrieval Mode:
yaitu proses penerimaan data tidak dilakukan secara real time Dapat dilakukan fast
forward dan fast rewind di client. Dapat dilakukan random access
terhadap data dan dapat bersifat interaktif
Jenis
Kompresi Data Berdasarkan Output(1)
·
Lossy Compression
Teknik
kompresi dimana data hasil dekompresi tidak sama dengan data sebelum kompresi
namun sudah “cukup” untuk digunakan. Contoh: Mp3, streaming media, JPEG, MPEG,
dan WMA. Kelebihan: ukuran file
lebih kecil dibanding loseless namun masih tetap memenuhi syarat untuk
digunakan..Biasanya teknik ini membuang bagian-bagian data yang sebenarnya
tidak begitu berguna, tidak begitu dirasakan, tidak begitu dilihat oleh manusia
sehingga manusia masih beranggapan bahwa data tersebut masih bisa digunakan
walaupun sudah dikompresi. Misal terdapat image asli berukuran 12,249 bytes,
kemudian dilakukan kompresi dengan JPEG kualitas 30 dan berukuran 1,869 bytes
berarti image tersebut 85% lebih kecil dan ratio kompresi 15%
·
Loseless
Teknik
kompresi dimana data hasil kompresi dapat didekompres lagi dan hasilnya tepat
sama seperti data sebelum proses kompresi. Contoh aplikasi: ZIP, RAR, GZIP,
7-Zip. Teknik ini digunakan jika dibutuhkan data setelah dikompresi harus dapat
diekstrak/dekompres lagi tepat sama. Contoh pada data teks, data program/biner,
beberapa image seperti GIF dan PNG. Kadangkala ada data-data yang setelah
dikompresi dengan teknik ini ukurannya menjadi lebih besar atau sama.
Kriteria Algoritma & Aplikasi Kompresi Data
Kualitas data hasil enkoding: ukuran
lebih kecil, data tidak rusak untuk kompresi lossy. Kecepatan, ratio, dan
efisiensi proses kompresi dan dekompresi. Ketepatan proses dekompresi data:
data hasil dekompresi tetap sama dengan data sebelum dikompres (kompresi
loseless)
Aplikasi Kompresi
·
ZIP File Format.
Ditemukan
oleh Phil Katz untuk program PKZIP kemudian dikembangkan untuk WinZip, WinRAR,
7-Zip. Berekstensi *.zip dan MIME application/zip. Dapat menggabungkan dan
mengkompresi beberapa file sekaligus menggunakan bermacam-macam algoritma,
namun paling umum menggunakan Katz’s Deflate Algorithm. Beberapa method Zip:
- Shrinking : merupakan metode variasi dari LZW
- Reducing : merupakan metode yang mengkombinasikan metode same byte sequence based dan probability based encoding.
- Imploding : menggunakan metode byte sequence based dan Shannon-Fano encoding.
- Deflate : menggunakan LZW
- Bzip2, dan lain-lain
- Aplikasi: WinZip oleh Nico-Mak Computing
·
RAR File
Ditemukan
oleh Eugene Roshal, sehingga RAR merupakan singkatan dari Roshal Archive
pada 10 Maret 1972 di Rusia. Berekstensi .rar dan MIME
application/x-rar-compressed. Proses kompresi lebih lambat dari ZIP tapi ukuran
file hasil kompresi lebih kecil. Aplikasi: WinRAR yang mampu menangani RAR dan
ZIP, mendukung volume split, enkripsi AES
Online Storage
Bagi orang-orang yang bekerja dengan
komputer, mereka tidak bisa lepas dari media penyimpanan. Semua data yang
berkaitan dengan pekerjaan maupun data pribadi dalam bentuk softcopy biasanya
disimpan di hardisk, disket, cd atau flash disk.
Seiring dengan perkembangan
teknologi, maka dikembangkan media penyimpanan yang mempermudah user dalam
mengakses data-data mereka, dimanapun posisinya selama terhubung dengan
jaringan internet. Media penyimpanan ini disebut dengan Online Storage
Cara Kerja FTP
Cara Kerja FTP
·
FTP menggunakan protokol Transmission
Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara
klien dan server, sehingga di antara kedua komponen tersebut akan dibuatlah
sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai.
·
Sebelum membuat koneksi, port TCP nomor
21 di sisi server akan "mendengarkan" percobaan koneksi dari sebuah
klien FTP dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control port)
untuk
- membuat sebuah koneksi antara klien dan server,
- untuk mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server dan juga
- mengembalikan respons server ke perintah tersebut.
·
Sekali koneksi kontrol telah dibuat,
maka server akan mulai membuka port TCP nomor
20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mentransfer data
aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan.
·
FTP hanya menggunakan metode autentikasi
standar, yakni menggunakan username dan password yang
dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi.
·
Pengguna terdaftar dapat menggunakan username
dan password-nya untuk mengakses, men-download, dan meng-upload
berkas-berkas yang ia kehendaki.
0 komentar:
Posting Komentar